Members: 0 member(s)

Shares ?

0

Clicks ?

0

Viral Lift ?

0%

Other Blogs

  • 22 Oct 2019
    Jika teman-teman telah mengambil dan minat di jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), terus apa saja jurusan yang tersedia untuk jurusan kuliah IPA? Setelah melewati masa-masa tegang dalam mempersiapkan serta menjalani Ujian Nasional (UN). Kampus Swasta Terbaik di Jakarta Tidak jarang para siswa-siswi yang merayakannya dengan berbagai cara yang unik, misalnya seperti doa bersama di tempat ibadah, melakukan aksi sosial hingga konvoi dengan mobil atau sepeda motor. Namun perlu disadari bahwa setelah UN bukan berarti tidak ada lagi hal yang harus dipersiapkan. Bagi yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi tentunya harus mulai bersiap-siap bersaing dengan ribuan siswa-siswi untuk mendapatkan kursi dan jurusan kuliah yang diinginkan, khususnya kelompok jurusan IPA. Maka dari itu kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai daftar jurusan kuliah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Mari simak ulasannya berikut ini. Ilmu pengetahuan alam (IPA) atau yang biasa juga disebut sebagai ilmu sains merupakan ilmu yang mendalami mengenai zat yang berbentuk alam semesta. IPA juga merupakan pengetahuan khusus yang mempelajari tentang pergerakan alam, pengetahuan tersebut kemudian diuraikan menjadi berbagai bidang seperti life sciences (ilmu biologi) dan physical sciences (ilmu fisika). Yang termasuk ke dalam physical sciences adalah ilmu-ilmu kimia, astrologi, mineralogi, geologi, meteorologi dan fisika. Sedangkan life sciences diantaranya anatomi, zoologi, fisiologi, citilogi, embriologi dan mikrobiologi Daftar Jurusan kuliah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Baca Juga : Tips Memilih Kampus Swasta Pascasarjana Terbaik Di Jakarta Jika teman-teman telah mengambil dan minat di jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), terus apa saja jurusan yang tersedia untuk jurusan kuliah IPA? Setelah melewati masa-masa tegang dalam mempersiapkan serta menjalani Ujian Nasional (UN) Kampus Swasta Terbaik di Jakarta. Tidak jarang para siswa-siswi yang merayakannya dengan berbagai cara yang unik, misalnya seperti doa bersama di tempat ibadah, melakukan aksi sosial hingga konvoi dengan mobil atau sepeda motor. Namun perlu disadari bahwa setelah UN bukan berarti tidak ada lagi hal yang harus dipersiapkan. Bagi yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi tentunya harus mulai bersiap-siap bersaing dengan ribuan siswa-siswi untuk mendapatkan kursi dan jurusan kuliah yang diinginkan, khususnya kelompok jurusan IPA. Maka dari itu kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai daftar jurusan kuliah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Mari simak ulasannya berikut ini Kampus Swasta Terbaik di Jakarta. IPA Ilmu pengetahuan alam (IPA) atau yang biasa juga disebut sebagai ilmu sains merupakan ilmu yang mendalami mengenai zat yang berbentuk alam semesta. IPA juga merupakan pengetahuan khusus yang mempelajari tentang pergerakan alam, pengetahuan tersebut kemudian diuraikan menjadi berbagai bidang seperti life sciences (ilmu biologi) dan physical sciences (ilmu fisika). Yang termasuk ke dalam physical sciences adalah ilmu-ilmu kimia, astrologi, mineralogi, geologi, meteorologi dan fisika. Sedangkan life sciences diantaranya anatomi, zoologi, fisiologi, citilogi, embriologi dan mikrobiologi. Jangan kita lupakan tanggal dan bulan Hari Guru Nasional Indonesia Jika berbicara mengenai jurusan kuliah, sudah tentu semua jurusan bagus dan memiliki prospek yang bermacam-macam untuk ke depannya. Tidak mungkin jika suatu universitas menyediakan jurusan yang tidak berbobot, akrena sudah pasti tidak akan ada calon mahasiswa yang memilih jurusan tersebut. Baca Juga : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta Maka dari itu perlu ketelitian dalam memilih setiap jurusan kuliah dan juga harus disesuaikan dengan tamatan teman-teman sewaktu belajar di Sekolah Menengah Atas (SMA). Apakah itu ilmu pengetahuan sosial (IPS) maupun ilmu pengetahuan Alam (IPA). Namun hal tersebut bukan lantas menjadi patokan teman-teman memilih jurusan ketika test seleksi penerimaan mahasiswa abru negeri atau yang biasa disingkat SPMBN. Dikarenakan pada saat seleksi kita dapat memilih dari kedua jurusan, baik IPA maupun IPS https://www.answerpail.com/index.php/user/kampus. BAGI TEMAN-TEMAN YANG SEDANG BINGUNG DALAM MEMUTUSKAN JURUSAN KULIAH, BERIKUT INI AKAN KAMI SAJIKAN DAFTAR JURUSAN KULIAH IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM) YANG BISA DIJADIKAN REFERENSI. Teknik InformatikaTeknik KomputerTeknik ElektroTeknik MesinTeknik IndustriTeknik SipilTeknik BangunanTeknik PerminyakanTeknik PertambanganTeknik PlanologiTeknik LingkunganTeknik GeologiTeknik KimiaTeknik FisikaTeknik Metalurgi dan MaterialTeknik PenerbanganTeknik PerkapalanTeknologi PanganIlmu KomputerSistem InformasiBiologiKimiaKedokteranKedokteran HewanKedokteran GigiFarmasiArsitekturBioteknologi/TeknobiologiIlmu KelautanPerencanaan Wilayah dan Tata KotaAgroteknologiAgronomiAgribisnisMeteorologiBiokimiaGeofisikaPendidikan BiologiPendidikan MatematikaPendidikan KimiaPendidikan FisikaIlmu KeperawatanIlmu GiziKesehatan MasyarakatKebidananPeternakanKehutananBudidaya PerairanIlmu TanahManajemen Sumberdaya PerairanBudidaya PerairanStatistika Demikianlah sedikit ulasan mengenai Daftar jurusan kuliah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Semoga bermanfaat http://frankstout.com/UserProfile/tabid/42/userId/49225/Default.aspx dan bisa menjadi referensi teman-teman dalam menentukan jurusan kuliah bagi yang meneruskan ke jenjang pendidikan Perguruan Tinggi. Terima kasih.
    669 Posted by perguruan tinggi
  • 11 Oct 2019
    10 Trik Menentukan Jurusan Kuliah - Kuliah adalah salah satu fase terbaru dari seorang remaja. Peminatan baru, lingkungan baru, sistem yang baru, dan semuanya yang baru. Karena itu, ada baiknya dalam memilih jurusan kuliah, jangan melakukan kesalahan. Karena kesalahan dalam menentukan jurusan kuliah UNTAR hanya akan membuang-buang waktu kamu, dan membuat kamu merasa menyesal. Nah, berikut ini adalah 10 trik menentukan jurusan kuliah yang bisa kamu coba :   Fokus pada jurusan yang diinginkan, bukan Kampus yang diinginkan   Trik pertama tentang Trik Menentukan Jurusan Kuliah adalah kita harus focus pada jurusan, bukan focus pada kampus. Banyak kejadian dimana orang – orang masih berfokus pada kampus tertentu karena gengsi. Yang penting masuk kampus X, tidak peduli apa jurusannya. Kamu harus menghindari hal ini, karena akan menghambat kamu, apalagi ketika kamu ternyata tidak suka dengan jurusan yang dipilih nantinya.   Baca Juga : Perguruan Tinggi Swasta   Lihat akreditasi dari jurusan yang akan dipilih   Akreditasi itu penting nggak penting. Akreditasi menunjukkan bagaimana kualitas dari kampus tersebut dalam menyelenggarakan program studi. Pilihlah jurusan dengan akreditasi minimal B, lebih bagus lagi kalau akreditasinya A. Ingat, focus pada akreditasi jurusannya ya, bukan akreditasi kampusnya saja.   Ingat kembali, pelajaran apa yang disukai dan dinikmati ketika di SMA dulu   Ketika SMA, atau mungkin sejak SD, ingatlah kembali pelajaran apa yang paling kamu senangi. Salah satu dampak positif dari sistem pembelajaran PMB UNTAR di Indonesia adalah semua mata pelajaran diberikan, sehingga anak – anak sudah tahu, mata pelajaran apa yang disenangi, dan mana yan tidak disenangi. Untuk jurusan kuliah, pastikan kamu memilih jurusan yang sesuai dengan pelajaran yang kamu nikmati dulu.   Tidak ada salahnya mengikuti jalan yag ditempuh idola kamu   Lihat idola kamu. Misalnya idola kamu adalah orangtua kamu. Tidak ada salahnya kamu masuk ke dalam jurusan UNTAR yang dulunya ditempuh oleh orangtua kamu.   Baca Juga : UNTAR Dorong Lulusan Menjadi Entrepreneur   Sesuaikan juga jurusan kuliah dengan cita-cita   Kuliah merupakan salah satu fase yang bisa ditempuh bagi siapa saja dalam mencapai keinginan atau cita – cita mereka. kerika kamu bercita-cita untuk menjadi dokter, ya silakan pilih jurusan kedokteran, atau bisa juga kesehatan masyarakat. Kalau ingin menjadi olahragawan, bisa memiliki universitas yang menyediakan program studi jurusan yang brhubungan dengan olahraga.   Sesuaikan hobi dan minat kamu   Apa hobi dan minat kamu? Apakah kamu senang berorganisasi, dan bersosialisasi dengan orang lain? kalau begitu jurusan sosial politik mungkin menarik bagi kamu. Atau kamu suka dan minat dengan masak memasak? Jurusan perhotelan dan akademi perhotelan bisa menjadi pilihan. Hal terpenting yang harus kamu ketahui adalah bagaimana minat dan juga obi yang kamu miliki. Ketika kamu berhasil masuk ke dalam jurusan yang sesuai dengan hobi dan minat kamu, maka kuliah kamu dijamin akan lancar.   Pahami materi apa saja yang nantinya akan dipelajari di dalam jurusanHal ini juga penting untuk dipahami, agar nantinya tidak kaget dengan sistem perkuliahan yang sudah dipilih. Misalnya, ketika akan memiliki mata kuliah teknik mesin. Maka kamu juga harus melihat, kira – kira nanti apa saja yang akan dipelajari, bagaimana praktekya, dan apa saja yang kira-kira harus dimiliki untuk masuk ke dalam jurusan tersebut. hal ini akan membantu kamu supaya lebih mengerti tentang jurusan yang kamu pilih, dan membantu kamu survive di jurusan tesebut nantinya.   Jurusan yang populer belum tentu cocok untuk kamu loh   Masalah ini adalah masalah sejuta umat, alias banyak dialami oleh mereka yang masih bingung dalam menentukan jurusan kuliah. Akhirnya, mereka hanya memilih jurusan yang populer saja, contohnya, jurusan ekonomi. Ekonomi adalah jurusan yang sangat populer, dan banyak juga mereka yagn “terjebak” di jurusan ini karena tidak tahu harus memilih jurusan apa. Ada baiknya kamu menghindari hal seperti ini, karena nantinya hanya akan membuat kamu merasa lelah dan malas dengan kuliah kamu saja.   Konsultasikan dengan guru, orang tua, dan mereka yang lebih senior serta berpengalaman   Konsultasi adalah trik lainnya yang bisa kamu lakukan. Konsultasi degna mereka yagn lebih berpengalaman, guru, orangtua, senior, atau siapa saja. Tanyakan kepada mereka kira – kira jurusan apa yang bisa kamu ambil, dan sesuai untuk kamu. Tanyakan juga suka duka masuk ke dalam jurusan http://bbs.fytxonline.com/home.php?mod=space&uid=2361847 tertentu sebagai bahan pertimbangan kamu.   Tidak ada salahnya beristirahat terlebih dahulu   Beberapa kondisi memaksa kamu untuk tidak memilih kuliah. Hal ini mungkin disebabkan karena kamu belum menemukan minat yang tepat. Beristirahat dari dunia pendidikan sebentar tidakalah salah. Hal ini lebih baik dilakukan sebagai bagian dari trik menentukan jurusan kuliah dibandingkan dengan masuk ke dalam jurusan yang salah.   Baca Juga : Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat   Namun perlu diingat, kamu tidak boleh menganggur selama periode ini. kamu harus menjadi orang yang produktif, entah dengan bekerja, ataupun mencari-cari informasi megenai jurusan-jurusan kuliah yang menarik untuk kamu. Itu adalah 10 trik menentukan jurusan kuliah yang bisa kamu coba. Semoga berhasil.
    584 Posted by perguruan tinggi
  • 13 Oct 2019
    Di Mana Tempat yang Tepat Untuk Mencari Informasi Seputar Beasiswa? - Beasiswa ada untuk memenuhi kebutuhan studi siapa saja. Jadi, nggak cuma diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan dana untuk melanjutkan pendidikan, beasiswa juga bisa dimanfaatkan oleh kamu yang berprestasi. Saik! Tapi, bukan berarti beasiswa untuk mahasiswa s1 bisa sekonyong-konyong menghampiri kamu begitu aja kayak hujan turun dari langit, lho, ya. Beasiswa hanya akan datang pada kamu yang nggak malas untuk mencari tahu informasi seputar beasiswa ke sana ke mari. Kalau kamu nggak usaha, jangan harap kamu bisa dapetin informasi—apalagi beasiswanya!—dengan mudah. Kamu yang masih awam dan nggak tahu apa-apa pasti merasa kebingungan harus mulai mencari informasi beasiswa mulai dari mana. Padahal, kalau kamu emang niat dan bersungguh-sungguh, informasi beasiswa bisa kamu dapatkan dari mana saja, seperti… 1. Guru BK Selain konsultasi soal jurusan kuliah, guru BK juga bisa kamu “ganggu” untuk mendapatkan informasi seputar beasiswa, lho, sob. Makanya, kalau kamu punya waktu senggang seperti jam istirahat, jangan segan-segan untuk mampir ke ruang BK dan tanya-tanya info beasiswa terkini. Ingat minta informasinya harus tetap sopan dan beretika, ya! 2. Sub bagian akademik kampus Untuk kamu para mahasiswa, sub bagian akademik adalah tempat paling tepat untuk kamu mencari tahu soal informasi seputar beasiswa—mulai dari beasiswa internal kampus, beasiswa pemerintah, sampai beasiswa dari perusahaan-perusahaan yang sudah bekerjasama dengan kampus kamu. Nah, yang bikin fasilitas satu ini sering diabaikan adalah komentar mengenai pegawai sub bagian akademik yang “katanya” kurang bersahabat gara-gara bete ngeladenin mahasiswa yang kebanyakan nanya anu-itu. Padahal nggak juga, kok. Kalau kamu bertanya dengan baik dan memperlihatkan kesungguhan, dijamin mereka bakal berbagi informasi dengan senang hati. 3. Mading sekolah/kampus/organisasi Never underestimate the power of mading. Meski kesannya basi dan ketinggalan zaman banget, mading tetap menjadi sarana komunikasi paling vital di lingkungan sekolah ataupun kampus. Ditambah posisi mading yang selalu ditempatkan di titik-titik strategis, nggak mungkin, deh, rasanya kalau kamu sampai melewatkannya. Mulai sekarang, kalau kamu niat banget untuk nyari beasiswa, biasakan untuk peka dengan lingkungan sekolah atau kampus kamu, ya. Kalau ada mading di Lorong-lorong gedung atau sekitar kantin, luangkan sedikit waktu kamu untuk melihatnya. Siapa tahu info seputar beasiswa idaman kamu ada di sana! 4. Kedutaan besar/pusat kebudayaan negara asing Kalau ini, sih, wajib banget dipantengin sama kamu yang ingin melanjutkan studi di luar negeri. Soalnya, perkara info beasiswa dari negara asing, sih, paling update jika kamu nyari langsung di tempatnya. Eits, bukan berarti kamu harus dateng langsung ke kedutaan besar atau ngerogoh kocek yang dalem buat nyamperin negaranya, sob! Dari sekian banyak kedutaan besar dan pusat kebudayaan negara asing yang ada di Indonesia, kamu cukup kunjungi laman web-nya. Di sana ada banyaaak banget informasi beasiswa dari pemerintah setempat. 5. Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan Sekarang udah banyak banget, lho, perusahaan-perusahaan bonafide yang memberikan bantuan biaya edukasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka terhadap lingkungannya. Nah, boleh banget, nih, kamu kepoin beberapa perusahaan besar yang terkenal dengan pemberian beasiswa sebagai program CSR-nya. Eniwei, kamu harus paham kalau nggak semua perusahaan memberikan beasiswa yang bentuknya bantuan biaya akademik. Ada juga perusahaan yang memberikan beasiswa buat kamu-kamu yang memiliki prestasi non akademik (seperti olahraga atau perlombaan business plan), dan nggak jarang juga ada perusahaan yang memberikan bantuan biaya edukasi agar kamu bisa “kembali untuk mengabdi” alias setelah lulus kerja di sana. 6. Pameran Pendidikan Selain menampung eksibisi lembaga edukasi formal dan non-formal, pameran pendidikan juga menyediakan layanan informasi beasiswa bagi kamu yang tertarik untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi atau di negara tertentu. Canggih! Emang, sih, kamu harus mengeluarkan biaya tambahan jika ingin menggali informasi seputar beasiswa di pameran pendidikan Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Tapi, dengan banyaknya pengetahuan yang bisa kamu dapatkan dan pengalaman tatap muka langsung dengan sumbernya, rasanya jelas worth it banget dengan biaya dan usaha yang kamu kerahkan. 7. …atau di internet Gaes, jangan lupa kalau kamu hidup di era digital—dimana internet sudah menjadi sumber informasi paling aktual yang bisa kamu dapatkan. Jadi, jangan cuma gadget-nya aja yang canggih, tapi yang makenya juga nggak boleh kalah canggih, ya. Hihihi. Dengan bantuan mesin pencari, kamu bisa masukkan kata kunci apa aja untuk mencari informasi yang kamu inginkan, seperti ‘beasiswa s1 jurusan xxx’, ‘beasiswa universitas yyy’, atau ‘beasiswa negara zzz’. Mau cari beasiswa berdasarkan bentuk atau sumbernya, kata kunci dan informasi yang akan kamu dapatkan nggak ada batasnya, kok. Selain cari langsung di internet, kamu juga nggak boleh menyia-nyiakan kehebatan media sosial. Selain untuk hiburan, media sosial juga banyak meyediakan informasi-informasi seputar pendidikan—termasuk beasiswa. Makanya, alih-alih cuma follow akun hosyip, ada baiknya kalau kamu juga follow akun-akun berfaedah yang sering membagikan informasi terkait beasiswa. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui! Langkah-Langkah Mencari Beasiswa yang Kamu Banget Layaknya mencari tahu program studi kuliah yang kamu banget, mencari beasiswa juga nggak boleh sembarangan. Ingat, semua pelajar dan mahasiswa memang punya kesempatan untuk mendapatkan beasiswa, tapi nggak semuanya berhak untuk mendapatkan beasiswa s1. Kenapa? Karena mungkin aja beasiswa yang kamu incar nggak sesuai denganmu! Mencocokkan kualifikasi diri dengan beasiswa yang tersedia bisa memperbesar peluang kamu untuk mendapatkannya, lho. Makanya, nih, agar kamu bisa menemukan beasiswa mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang kamu miliki, inilah langkah-langkah yang harus kamu lakukan dalam mencari informasi di tengah lautan informasi beasiswa untuk mencari beasiswa yang kamu banget. 1. Kenali kualifikasi diri dan identifikasi kebutuhanmu dalam mencari beasiswa Bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan beasiswa emang bakal memberikan kebanggaan tersendiri. Tapi, kamu nggak boleh menyalah artikan kebanggaan mendapatkan beasiswa untuk pamer atau keren-kerenan, gaes. Itu salah banget! Kendala dalam mencari informasi seputar beasiswa https://csgrid.org/csg/team_display.php?teamid=269268 juga muncul ketika kamu sendiri nggak tahu apa yang kamu butuhkan. Jangan harap hanya dengan pemikiran "aku mau beasiswa", sekonyong-konyong kamu bisa mendapatkan beasiswa yang kamu inginkan. Cita-cita "ngambang" kamu ini nggak akan membawamu kemana-mana. Coba, deh, tanyanya diri kamu. Apa motivasimu dalam mencari beasiswa? Apa kualifikasi yang kamu punya untuk bisa mendapatkan beasiswa? Apa yang ingin kamu lakukan jika kamu nanti berhasil mendapatkan beasiswa itu? Misalnya, kamu ingin mendapatkan beasiswa karena kamu ingin berkarya di bidang STEM, namun terhalang biaya karena kuliah STEM terbilang cukup mahal. Kamu sudah pernah memenangkan beberapa lomba karya ilmiah dan terlibat penelitian kecil-kecilan yang berdampak pada lingkungan sekitarmu ketika kamu masih tergabung dalam ekskul Kelompok Ilmiah Remaja. Dengan beasiswa yang tepat, kamu tahu di masa depan kamu akan bisa menjadi akademisi dan peneliti yang ingin menciptakan inovasi di bidang life science. Kalau kamu sudah bisa mengidentifikasi kualifikasi dan kebutuhanmu untuk mendapatkan beasiswa, langkah selanjutnya adalah... 2. Cari informasi beasiswa sesuai spesifikasi yang ada di tempat yang semestinya Beasiswa nggak jatuh dari langit. Kamu harus mau berusaha dan aktif untuk mencari tahu informasinya di tempat yang semestinya. Masih nggak tahu tempat yang tepat untuk mencarinya? Tenang, ada Mbah Google. Nah, disinilah kamu bisa menggunakan kualifikasi dan kebutuhan yang sudah kamu identifikasi untuk menyocokkannya dengan ketersediaan beasiswa yang ada. Akan lebih memudahkan jika kamu mulai mencari dengan kata kunci yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan. Gimana, tuh? Kalau kita lanjutkan dari contoh di poin sebelumnya, beberapa kata kunci yang bisa digunakan untuk mencari beasiswa yang terkait adalah "beasiswa S1 STEM" atau "beasiswa S1 life science". Tinggal ketik di mesin pencari, dan boom, kamu langsung mendapatkan hasil pencarian yang sesuai. Contoh lainnya, jika kamu mencari tahu mengenai beasiswa skala ASEAN di sosial media, carilah di akun-akun yang kerap membagikan informasi seputar beasiswa skala ASEAN. Jangan sekonyong-konyong nyari informasi di akun BEM mahasiswa universitas anu, apalagi nyari di akun bodong, ya. Sampai disana, apakah pencarianmu sudah selesai? Tentu tidak. Pada sebagian besar kasus, kamu akan menemukan informasi beasiswa dari pihak ke tiga alias bukan dari pihak resmi yang menyediakan beasiswa terkait. Penting bagi kamu untuk mencari tahu sumber informasi beasiswa dari pihak yang langsung memberikan beasiswa agar untuk mengecek kebenaran dan keabsahan informasi beasiswa yang dimaksud. Di samping itu, alasan kenapa kamu harus mencari informasi beasiswa sampai ke sumber langsungnya adalah agar kamu bisa... 3. Tanyakan hal-hal terkait beasiswa ke pihak penyedia beasiswa untuk menghindari berbagai kekeliruan Seharusnya, jika kamu sudah menemukan sumber utama penyedia informasi beasiswa, kamu akan menemukan berbagai informasi seputar beasiswa tersebut, baik di laman web atau di brosur yang disediakan. Namun, nggak jarang kamu akan menemukan beberapa syarat dan ketentuan yang mungkin masih membingungkan, atau ada beberapa yang butuh penyesuaian dengan kondisi kamu saat ini. Kebayang, dong, kalau kamu nggak mampu mencari sumber informasi beasiswa utama ketika kamu punya banyak pertanyaan yang ingin diajukan. Boro-boro mau keterima, pertanyaan yang kamu ajukan pun mungkin nggak akan dijawab karena kamu bertanya ke sumber yang salah. Misalnya, nih, kamu adalah siswa homeschooling yang mendapatkan info mengenai beasiswa Chevening dari salah satu akun Instagram bernama @InfoBeasiswaOke. Sayangnya, dari informasi yang dibagikan @InfoBeasiswaOke, tidak dicantumkan info persyaratan pendaftaran untuk anak homeschooling. Hal yang harus kamu lakukan adalah: bertanya. FYI, disinilah banyak banyak pencari beasiswa https://www.appbrain.com/user/beasiswas1/ yang "kepeleset". Soalnya, kalau kamu skip melakukan poin kedua, kamu pasti dengan lugunya akan bertanya pada akun Instagram @InfoBeasiswaOke yang notabene hanyalah media yang membagikan informasi terbatas, BUKAN sumber penyedia informasi utama. Lalu, siapa penyedia informasi utama? Tentu saja Beasiswa Chevening. Buat kamu yang kena jebakan betmen dan nanya ke akun IG alih-alih langsung penyedia, nggak heran kalau pertanyaanmu nggak akan membuahkan jawaban. Kalau adminnya baik, mungkin dia akan mengarahkanmu ke contact person dari Beasiswa Chevening. Kalau nggak, pertanyaanmu kemungkinan besar akan diabaikan. Fatal banget akibatnya kalau kamu sampai nggak mampu menyaring informasi dan berpikir kritis dalam mencari informasi beasiswa, gaes. Kunjungi kami juga di Cara Berhenti Donasi Unicef dengan klik tautan keren ini https://republikseo.net/cara-berhenti-donasi-unicef/
    509 Posted by perguruan tinggi
  • 06 Oct 2019
    Perguruan Tinggi - Bagi kamu yang sedang bekerja, kuliah kelas karyawan bisa menjadi pilihan. Kamu dapat memilih jadwal kuliah sesuai dengan ketersediaan waktu yang kamu punya. Selain memilih kulah kelas karyawan, kamu juga perlu merencakan biaya kuliah kelas karyawan agar uangmu cukup untuk memulai kuliah kelas karyawan. Lantas, bagaimana caranya memilih kuliah kelas karyawan dan merencanakan biaya pendidikan? Tips memilih kuliah kelas karyawan Ada beberapa tips memilih kuliah kelas karyawan https://www.gm016.com/space-uid-2999119.html yang penting untuk kamu perhatikan. Pertama, waktu kuliah yang tepat. Mengingat kamu adalah seorang karyawan yang bekerja dalam waktu tertentu, penting bagimu untuk memilih waktu kuliah yang sesuai dengan kesibukanmu. Pilihlah waktu kuliah yang tidak menganggu waktu bekerja, misalnya waktu kelas kuliah karyawan saat weekend. Jika kamu bekerja full time dari hari Senin-Jumat dengan jam masuk kantor pukul 09:00-18:00, kamu bisa kuliah malam dari pukul 19:00-22:00. Kedua, pilih universitas yang menyediakan waktu kuliah yang kamu butuhkan. Lakukanlah pencarian sederhana daftar universutas yang menawarkan waktu kuliah kelas karyawan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pilihlah universitas yang bagus dan membuka waktu kuliah sesuai rencanamu tersebut. Ketiga, pilih jurusan yang pas. Usahakanlah untuk memilih jurusan yang sesuai dengan posisi karir di perusahaan. Misal, bila kamu berposisi sebagai manager, jurusan manajemen adalah jurusan yang sesuai untuk rencana kuliah kelas karyawanmu sekarang. Selanjutnya, kamu juga perlu memperhatikan biaya kuliah kelas karyawan yang kamu butuhkan. Biaya menjadi salah satu faktor paling penting dalam memilih kuliah kelas karyawan yang tepat. Sebaiknya tentukanlah jadwal, universitas, hingga jurusan sesuai dengan ketersediaan biaya. Bila rencana kuliah kelas karyawan impianmu terhambat biaya, kamu bisa menabung terlebih dulu. Namun, bila kamu mencari kuliah kelas karyawan sesuai anggaran, kamu bisa mencari daftar kuliah kelas karyawan yang tidak melebihi limit budget yang dimiliki. Tips merencanakan biaya kuliah kelas karyawan Untuk merencanakan biaya kuliah kelas karyawan, ada beberapa tips yang juga penting untuk kamu perhatikan. Pertama, seperti sudah disebutkan sebelumnya, kamu perlu menentukan jurusan kuliah kelas karyawan yang kamu inginkan. Pilih juga universitas yang menyediakan jurusan serta waktu kuliah yang sesuai. Barulah ketika kamu sudah menentukan jurusan, universitas, hingga jawal kuliah kelas karyawan, kamu bisa mencari berbagai informasi mengenai besarnya biaya kuliah kelas karyawan setiap semesternya. Baca Juga : PENGERTIAN, TUGAS DAN FUNGSI PERGURUAN TINGGI Dengan mengetahui biaya uang masuk serta biaya kuliah kelas karyawan setiap semesternya, akan lebih mudah bagimu untuk membuat perencanaan biaya kuliah pendidikan. Misal, kamu mengambil jurusan S2 manajemen dengan biaya Rp15 juta sebagai uang masuk kuliah dan Rp10 juta untuk biaya per semesternya. Setelah kamu mendapatkan nominal biaya yang perlu kamu siapkan, kamu dapat memikirkan langkah-langkah untuk mengumpulkan biaya tersebut. Apabila kamu sudah menyiapkan tabungan untuk memulai kuliah kelas karyawan, kamu seharusnya tidak perlu memusingkan biaya masuk kuliah tersebut. Namun bila belum, kamu bisa mulai menabung dengan menyisihkan beberapa persen dari gaji bulanmu. Untuk biaya kuliah per semester Rp10 juta setiap 6 bulan, kamu bisa merencakan untuk meyisihkan sekurang-kurangnya Rp1,8 juta per bulan agar kamu selalu dapat membayar biaya kuliah per semester dengan tepat waktu dan tanpa hambatan. Dengan beberapa tips di atas, akan lebih mudah bagimu untuk memilih kuliah kelas karyawan dan merencanakan biaya pendidikan. Pastikan kamu menyiapkan biaya kuliah kelas karyawan dengan baik untuk memperlancar rencana kuliah kelas karyawanmu, ya!
    454 Posted by perguruan tinggi
Other 160 views Apr 14, 2020
Fresh Grad! Jangan Lupa Buat NPWP Online!

Indonesia adalah negara yang sedang getolnya berkembang secara ekonomi. Pembangunan infrastruktur, perbaikan sistem pendidikan dan kesehatan, perbaikan pelayanan publik, penyerapan tenaga kerja, meningkatnya taraf hidup masyarakat, semua itu adalah dampak dari perkembangan ekonomi negara kita. Salah satu hal yang sangat berperan pada pembangunan yang dilakukan oleh negara adalah pajak.

Sekilas Mengenai Pajak

Pasti kamu tahu, kan? Sebagai seorang warga negara yang baik, kita diwajibkan untuk membayar pajak. Mungkin kamu juga sudah mengetahui tentang NPWP. Nomor Pokok wajib pajak atau NPWP adalah nomor yang terdiri dari 15 digit yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada setiap wajib pajak untuk memfasilitasi administrasi perpajakan.

Nomor ini nanti digunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas masing-masing wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban dalam perpajakan. NPWP dibagi menjadi 2 jenis, yaitu NPWP Pribadi untuk wajib pajak perorangan dan NPWP Badan untuk wajib pajak berupa badan usaha/perusahaan.

Baca Juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup

Siapakah wajib pajak yang dimaksud? Wajib pajak adalah setiap orang, termasuk juga warga negara asing atau WNA, yang memiliki penghasilan di wilayah hukum Indonesia. Setiap wajib pajak memiliki hak dan kewajiban.

Salah satu kewajiban dari wajib pajak atau pemegang NPWP adalah melaporkan penghasilan wajib pajak melalui Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT. Jumlah tertentu dari total penghasilan tersebut wajib dibayarkan sebagai pajak penghasilan.

Jumlah penghasilan seorang wajib pajakk selama setahun mungkin masih di bawah Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP). Namun, ia tetap wajib mengisi SPT sebagai bentuk kepatuhan terhadap pajak. Kewajiban pemegang NPWP yang lain adalah melaporkan setiap perubahan data wajib pajak pribadi kepada kantor pajak setempat.

Masih penasaran dengan keuntungan memiliki NPWP? Masih belum mengerti syarat dan cara membuat NPWP? Dalam artikel ini saya akan menjelaskan tentang:

Keuntungan Memiliki NPWP

Memiliki NPWP memang wajib untuk semua orang yang sudah memenuhi syarat sebagai wajib pajak. Tapi tahukah kamu bahwa memiliki NPWP juga memberikan beberapa keuntungan dan kemudahan? Berikut 5 kemudahan yang bisa kamu dapat dari memiliki NPWP.

Mempermudah Pengajuan Kredit Bank

Pertama, NPWP bisa mempermudah wajib pajak untuk mengajukan kredit kepada bank. Salah satunya adalah kredit kepemilikan rumah (KPR) untuk mewujudkan impianmu memiliki rumah. Selain itu, bank juga akan menanyakan kepemilikan NPWP sebagai syarat utama jika kamu, calon nasabah, ingin mengajukan kartu kredit dengan jumlah limit yang besar.

Mempermudah Pembukaan Rekening Tabungan

Memiliki NPWP akan mempermudah kamu dalam membuka rekening tabungan baru. Beberapa bank sekarang mulai menerapkan persyaratan kepemilikan NPWP bagi para calon nasabah saat ingin membuka rekening tabungan. Syarat ini tidak mutlak, tapi akan lebih mempermudah kamu untuk memperoleh fasilitas-fasilitas bank lainnya.

Mengurus Pengembalian Pajak (Restitusi)

Restitusi pajak adalah sebutan umum untuk proses pengembalian biaya kelebihan pajak yang tercantum dalam suatu surat keputusan bagi kalangan pembayar pajak. Surat yang mengatur restitusi ini biasa dikenal dengan nama Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP). Surat ini dikeluarkan oleh negara agar tidak terjadi penyalahgunaan dana pajak yang berlebih dalam suatu instansi perpajakan. Seorang wajib pajak harus mempunyai NPWP untuk bisa mendapatkan kembali sejumlah selisih uang yang terlanjur disetor kepada kantor pajak. Tanpa NPWP kamu tidak bisa mengurus restitusi ini.

Bisa Mengajukan Pengurangan Pembayaran Pajak

Keuntungan keempat bagi wajib pajak yang memiliki NPWP adalah bisa mengajukan keberatan atas jumlah pajak. Dengan kata lain kamu bisa mendapatkan potongan atau pengurangan pada jumlah pajak yang harus kamu bayarkan.

Memantau PPh 21

Yang terakhir, Dengan NPWP, setiap karyawan bisa mendatangi kantor pajak setempat untuk mengetahui besarnya PPh 21 yang harus dibayar, sekaligus mengecek apakah PPh 21 terutang sudah dipotong dan disetorkan oleh perusahaan atau belum.

Di Indonesia sendiri pajak penghasilan dibagi menjadi 2 jenis oleh Direktorat Jenderal Pajak, yaitu PPh 21 dan PPh 23. Keduanya sama-sama memiliki hubungan dengan penghasilan karyawan. Perbedaannya terletak pada definisi pajak tersebut. PPh 21 adalah pajak yang dikenakan pada penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun yang sehubungan dengan pekerjaan, atau jabatan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri. Sedangkan untuk pemotongan pajak dalam PPh 23 ditujukan pada penghasilan atas modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong oleh PPh pasal 21.

Berdasarkan perbedaan definisi PPh 21 dan PPh 23 tersebut, maka target sasar (subjek pajak) kedua jenis pajak penghasilan ini juga tentu berbeda. Jika PPh 21 diperuntukkan bagi pegawai, bukan pegawai, penerima pensiun maupun pesangon, anggota dewan komisaris, mantan pekerja , dan peserta kegiatan. Sementara PPh 23 diperuntukan bagi mereka yang menerima modal, jasa, hadiah, atau penghargaan tadi.

Syarat dan Dokumen Pembuatan NPWP

Selain nomor itu sendiri, seorang wajib pajak pribadi juga diharuskan untuk memiliki kartu NPWP. Kartu NPWP berfungsi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang wajib dimiliki oleh orang-orang yang telah memenuhi persyaratan tertentu. Dalam hal ini, kartu NPWP wajib dimiliki oleh orang yang sudah memenuhi syarat sebagai wajib pajak. Jika seorang wajib pajak tidak mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP, ada sanksi yang akan dikenakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Untuk membantumu membuat NPWP, berikut saya sajikan semua persyaratan dan prosedur pembuatan NPWP pribadi.

Syarat Memiliki NPWP

Seseorang bisa dinyatakan sebagai wajib pajak jika telah memenuhi persyaratan tertentu, yaitu memiliki penghasilan dalam satu tahun yang melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Syarat ini berlaku untuk penduduk Indonesia yang belum maupun yang sudah menikah. Namun ada pengecualian dalam peraturan ini. Bagi wanita yang sudah kawin yang tidak melakukan perjanjian pisah harta dan pisah penghasilan dengan suaminya, ia tidak wajib memiliki NPWP.

Apakah PTKP itu? PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak adalah bagian dari penghasilan seseorang dalam setahun yang tidak dikalikan oleh persentase pajak penghasilan. Sebagai contoh, batas maksimal PKTP untuk perseorangan di Indonesia sebesar Rp15.840.000,00 pertahun atau Rp1.320.000 perbulan. Kalau kamu memiliki penghasilan yang melebihi batas maksimal PTKP tersebut, kamu sudah memenuhi syarat sebagai wajib pajak. Dengan kata lain kamu sudah wajib memiliki NPWP.

Dokumen yang Diperlukan untuk Pembuatan NPWP

Setelah mengetahui syarat wajib pembuatan NPWP, lantas apa saja hal yang harus dipersiapkan? Berikut saya akan jelaskan apa saja dokumen atau berkas yang harus kamu persiapkan untuk membuat NPWP.

Untuk wajib pajak (WP) Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas:

Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI);
Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA).
Untuk wajib pajak (WP) Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas:

Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI);
Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA);
Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) minimal setingkat lurah atau kepala desa atau lembar tagihan listrik/bukti pembayaran listrik;
Surat pernyataan di atas materai bahwa WP benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas.
Untuk wajib pajak (WP) Pribadi wanita kawin yang ingin hak dan kewajiban perpajakannya terpisah dari suami:

Fotokopi Kartu NPWP suami;
Fotokopi Kartu Keluarga;
Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.
Prosedur Pembuatan NPWP Online & Offline
Setelah mengetahui syarat wajib dan dokumen yang harus kamu persiapkan untuk membuat NPWP, kini kamu siap untuk membuat NPWP http://bbs.yx20.com/space-uid-1183739.html. Direktorat Jenderal Pajak menyediakan dua cara yang bisa digunakan para wajib pajak dalam mendaftar, yaitu NPWP online dan offline. Kamu bisa memilih cara mana saja antara NPWP online dan offline yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Cara Membuat NPWP Pribadi Online

Direktorat Jenderal Pajak menyediakan fasilitas pendaftaran NPWP online atau disebut juga e-Registration untuk memudahkan wajib pajak. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti untuk mendaftar dan membuat NPWP online.

Untuk membuat NPWP online, pertama, kamu bisa mengunjungi situs Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) di alamatpajak.go.id. Kamu juga bisa mengklik ereg.pajak.go.id/login untuk langsung mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak. Di laman Dirjen Pajak tersebut, pilih menu sistem e-Registration untuk memulai pendaftaran.

Berikutnya, silakan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun NPWP online dengan mengklik “daftar”. Isi data pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat e–mail, password, dan lainnya.
Setelah mengisi semua data pendaftaran, kamu bisa melakukan aktivasi akun NPWP online. Cara mengaktivasi akun adalah dengan membuka kotak masuk (inbox) dari e–mail yang kamu gunakan untuk mendaftar tadi. Kemudian buka e–mail yang masuk dari Dirjen Pajak. Ikuti setiap petunjuk yang ada di dalam e–mail tersebut untuk melakukan aktivasi akun.

Setelah proses aktivasi akun NPWP online berhasil kamu lakukan, selanjutnya kamu harus login lagi ke sisteme-Registration dengan memasukkan e–mail dan password akun yang kamu buat sebelumnya. Kamu juga bisa mengklik tautan yang terdapat di dalam e–mail aktivasi akun NPWP online kedua dari Dirjen Pajak. Setelah login, kamu akan dibawa ke halaman Registrasi Data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP online. Di halaman tersebut kamu bisa mengisi semua data dengan benar pada formulir NPWP online yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar dan lengkap, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

Setelah semua data pada formulir pendaftaran NPWP online sudah kamu isi dengan lengkap dan benar, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi wajib pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat wajib pajak terdaftar.
Selanjutnya, kamu harus mencetak dokumen yang dibutuhkan dalam pendaftaran NPWP online seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu Formulir Registrasi wajib pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
Se telah Formulir Registrasi NPWP online wajib pajak dicetak, silakan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan lainnya yang sudah kamu

Setelah berkas kelengkapan pendaftaran NPWP online siap, kamu harus mengirimkan Formulir Registrasi wajib pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat kamu sebagai wajib pajak terdaftar. Berkas pendaftaran NPWP online https://slides.com/daftarriwayathidup dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos Tercatat. Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.
Nah, jika kamu tidak ingin repot-repot menyerahkan atau mengirimkan berkas secara langsung atau melalui pos ke KPP dalam mendaftar NPWP online, kamu bisa memindai (scan) dokumen-dokumenmu dan mengunggahnya dalam bentuksoft file melalui aplikasi e-Registration

Cek status dan tunggu kiriman kartu NPWP online­­-mu.Setelah mengirimkan berkas dokumen, kamu bisa memeriksa status pendaftaran NPWP online yang telah kamu daftar melalui e-mail atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika statusnya ditolak, itu berarti kamu harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap. Namun, jika statusnya disetujui, selamat, kartu NPWP online-mu akan segera dikirim ke alamat kamu melalui Pos Tercatat.
Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Offline
Selain pembuatan NPWP online, kamu juga bisa membuat NPWP dengan cara offline. Terdapat 2 tempat yang bisa kamu pilih untuk mengurus NPWP secara offline, yaitu KPP atau jasa pos/ekspedisi. Pilih saja tempat yang paling dekat dari domisilimu saat ini.

Jika tempat tinggalmu dekat dengan KPP, kamu bisa langsung datang ke sana dengan membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan. Perlu diingat bahwa bagi kamu yang alamat domisilinya berbeda dengan yang tertera di KTP, kamu perlu mempersiapkan juga surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan tempat kamu berdomisili.

Jangan lupa memfotokopi semua dokumen persyaratan. Setelah itu, lengkapi dokumen-dokumen tersebut dengan formulir pendaftaran wajib pajak yang sudah diisi dengan benar dan lengkap serta ditandatangani.

Formulir ini akan kamu peroleh dari petugas pendaftaran di KPP. Selanjutnya serahkan berkas tersebut kepada petugas pendaftaran. Kamu akan mendapatkan tanda terima pendaftaran wajib pajak yang menunjukkan bahwa kamu sebagai wajib pajak telah melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kartu NPWP tidak lama, hanya satu hari kerja, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Kartu NPWP akan dikirim ke alamatmu melalui Pos Tercatat.

Baca Juga: Cara Melamar Kerja Ini Bisa Bikin HRD Terkesan

Jika lokasi KPP terlalu jauh dari tempatmu, kamu bisa mendatangi kantor pos atau jasa ekspedisi terdekat. Di sana kamu tinggal mengisi formulir pendaftaran sekaligus mengirimkannya dengan melampiri dokumen persyaratan yang telah kamu siapkan.